Hobimancing.blogspot.com - Apakah kalian tau bagaimana teknik dasar-dasar mancing yang benar seperti apa ?
Memancing ikan terlihat seperti mudah, lemparkan umpan, ikan makan umpan,
gulung lalu angkat. Ternyata tidak seperti itu, karena diperlukan sedikit
keahlian khusus.
Teknik ini akan sangat diperlukan
apalagi jika teman-teman sedang memasuki lomba. Berlatihlah dan pengalaman akan
mengajarkan teman-teman kepada tekink yang benar dan efektif. Silahkan ikuti
teknik berikut dan jika teman-teman mempunyai trik-trik khusus, jangan segan
untuk mengirimkannya ke halaman ini.
MELONTAR UMPAN
Kunci sukses acara mancing juga
ditentukan oleh teknik lontaran. Lontaran harus jatuh pada titik yang sama
dengan titik yang telah diberi umpan pengebom. Lontaran ke arah yang
sembarangan itu seperti mengoper bola ke arah yang tiada seorang temanpun yang
menyambut. Berlatihlah dulu cara melontar di kolam harian sebelum teman-teman
beralih ke pertandingan. Memang tak ada larangan untuk langsung terjun ke
lomba.
Namun tentunya kita tak ingin
mendapat malu bila lontaran kita selalu jatuh di lapak tetangga.Mula-mula atur
pengangan tangan tepat pada gagang joran di mana ril duduk. Buka kawat pengaman
ril (Bail Arm) dan tahan kenur dengan jari telunjuk. Pegang joran tegak lurus
searah badan, arahkan mata ke titik tempat jatuhnya umpan. Gerakkan joran dengan
gerakan siku ke arah depan hingga kenur tegak lurus dengan air, ayunkan umpan
ke arah belakang. Bila saat itu teman-teman masih ragu , gerakan joran kembali
kedepan.
Kembali ayunkan umpan ke belakang
dengan menggerakkan joran lurus dengan kepala. Saat umpan terayun ke belakang,
lontarkan umpan bersamaan dengan arah balik ayunan umpan ke depan dengan gaya
seperti menyabet dengan joran, jangan lupa melepas kenur yang tadi teman-teman
tahan dengan jari. Bila gerakan dilakukan secara benar maka teman-teman tak
akan kecewa dengan hasil lontaran, berlatihlah terus hingga dirasa telah cukup.
Untuk lemparan yang dekat
teman-teman cukup mengayunkan umpan saja tanpa sabetan joran, kemudian arahkan
umpan ke tempat yang di tuju.Tempat-tempat yang cocok dijadikan titik potensial
(hotspot) seperti; tempat terdalam pada bagian empang yang rata, sisir dengan
pelampung tempat tersebut jika ada satu bagian terdalam maka jadikan sebagai
titik potensial.
Daerah kolam pada pertengahan yang
terdapat pancuran air, daerah kolam pada tempat masuk atau keluarnya air juga
daerah di mana terdapat patok bambu penyangga pipa pancuran air. Pinggir kolam
yang dasarnya menjorok ke daratan (bentuk gua) atau yang banyak tanaman rambat
yang menjuntai ke air. Dan masih banyak lagi ciri-ciri tempat yang baik untuk
dijadikan hotspot.
ISYARAT KENUR
Pada rangkaian glosor atau kenur
bebas (free lining) lainnya, gerakan umpan yang dimakan ikan, getarannya
langsung disalurkan ke kenur. Setelah umpan dilontarkan, gulung kenur sedikit,
taruhlah joran pada cagak joran (rod rest) atur kenur agar menegang namun
janganlah terlalu kencang, agak kendor sedikit. Perhatikan kenur yang memasuki
air karena di sini getarannya dapat terlihat jelas. Ada 2 kondisi dimana kita
harus segera menggentak joran :
·
Tanpa
isyarat awal, tiba-tiba saja kenur terangkat dan bergerak menjauh.
·
Kenur
yang tegang tadi tiba-tiba menjadi kendor.
·
Keadaan
lain yang dapat dideteksi seperti kenur yang bergerak-gerak mengencang
Keadaan lain yang dapat dideteksi
seperti kenur yang bergerak-gerak mengencang dan mengendur, gerakan yang amat
halus dapat teman-teman rasakan dengan memposisikan jari telunjuk pada kenur,
pada keadaan yang ekstrim joran dapat turut tercebur ke air makanya disarankan
mengikatkan tali pengaman pada joran bila memancing menggunakan rangkaian ini
di danau atau perairan yang dalam lainnya
HENTAK JORAN
Agar ikan dapat terkait saat umpan
termakan, setelah adanya deteksi gigitan yang diurai di atas tadi. teman-teman
perlu hentak joran (strike) terutama bila rangkaian yang menggunakan pelampung.
Hentakan joran dapat digolongkan sebagai gerakan yang refleks. Untuk itu
latihlah gerak refleks teman-teman, sehingga tangan terlatih untuk segera
meraih joran.
Raih joran dengan memegangnya pada
pangkal joran tepat di dudukan ril penggulung, posisi jari telunjuk ada didepan
gagang penggulung jari lain berada di belakangnya. Gerakkan joran jauh ke arah
belakang kepala secara cepat, usahakan jangan mengendurkan kenur dan baca gerak
ikan dan mulailah mengajarnya. Gerak menggentak yang benar adalah melawan arah
kenur. Pada lokasi alam, lontaran dapat saja jauh di arah kanan atau kiri dari
posisi kita.
Bila lontaran arah ke kiri, hentakan
adalah ke belakang kanan. Bila lontaran arah ke kanan, gentakannya ke belakang
kiri. Pada empang pemancingan lontaran umpan hanya ke arah depan saja, karena
sebelah kanan kiri ditempati orang.
MENAKLUKKAN IKAN
Menaklukkan ikan adalah saat yang
paling kritis, gerakan ikan yang berontak melebihi kekuatan putus kenur
(breaking strength) dapat menyebabkan kenur putus. Setel drag pada posisi
setengah dari posisi mati (terkunci penuh) atau sesuai perkiraan teman-teman
sendiri, jangan biarkan drag dalam keadaan terkunci penuh. Biarkan ikan yang
terpancing melarikan kenur.
Arahkan joran berlawanan dengan arah
lari ikan. Bila ikan merubah arah, segera gulung ril teman-teman, coba menambah
tekanan drag. Namun bila tenaga ikan masih besar, kurangi posisi drag dan
biarkan ikan kembali melarikan kenur. Ubah segera posisi joran bila ikan
berusaha lari ke arah lain. Posisi joran harus selalu berlawanan dengan arah
ikan. Jangan panik, lakukan gerakan tarik ulur ini secara sabar terutama untuk
ikan yang berukuran besar. Akibat daya lentur joran dan setelah beberapa kali
tarik ulur ikan akan menjadi lemah, segera gulung kenur dengan gerakan memompa.
Artinya gulung kenur dengan cepat dibarengi
dengan menurunkan posisi joran ke arah air hingga sejajar. Angkat joran dengan
gerakan siku teman-teman, gulung kembali ril dengan cepat seperti tadi dengan
teknik pemompaan. Bila ikan telah dekat, teman-teman harus ekstra hati-hati
terhadap gerakan tiba-tiba ikan yang berontak, yang penting posisi drag ril
teman-teman jangan sampai terkunci penuh supaya kenur dapat dilarikan ikan bila
ternyata masih mempunyai sisa tenaga yang besar.
Bila yang teman-teman kenai ternyata
ikan yang berukuran super, maka sebenarnya perlawanan adalah saat ikan sudah
begitu dekat dengan teman-teman. Karateristik ikan mas yang besar biasanya dari
tengah kolam teman-teman dapat menariknya dengan mudah hanya saja terasa berat.
Gulung kenur secara hati-hati gunakan perasaan kalian menghadapi perlawanannya.
jangan berusaha melawannya bila ikan masih berontak , mainkan saja dengan
hati-hati untuk mengurangi tenaganya yang besar, bila ikan telah mendongak
jangan gulung kenurmu karena akan menyebabkan ikan kembali tenggelam dan melawan.
Tetapi tetaplah pertahankan posisi ikan yang telah mendongak tadi, dan untuk
mendekatkannya ke tepi kolam, melangkahlah mundur hingga posisi ikan dapat
dengan mudah diserok
MELEPAS KAIL
Melepas kail yang menancap pada
mulut ikan memang tugas pembantu (kedi). Namun terkadang ada saatnya dimana
kita sendiri selaku pemancing yang harus melakukan hal tersebut.
Berhati-hatilah saat melepaskan kail, kalau menancap pada tangan teman-teman
akan sulit untuk melepaskannya.
Gunakan lap untuk memegang badan ikan
yang licin, biarkan ikan menggelepar pada serokan, bila ikan terdiam pegang
ikan dengan tangan kiri, tekan agak keras bagian perut dengan jempol kirimu.
Ambil tang atau alat khusus pelepas
kail (Disgorger) apabila tak ada pegang kail yang menancap dengan jari telunjuk
dan jempol kanan lalu tarik kail mengikuti arah lengkungannya, bila agak sulit
dorong kail terlebih sebelum mencoba membukanya lagi.
Bila kail tertelan terlalu dalam dan
teman-temantak membawa alat pelepas kail, carilah ranting pohon yang kira-kira
masuk ke mulut ikan, ikutilah arah kenur pancing lalu dorong kailnya hingga
terlepas dan keluarkan kail berbarengan dengan ujung ranting yang yang masuk ke
mulut ikan.
Bila temanmu atau teman-teman
mengalami kecelakaan tertancap kail, tetaplah tenang jangan panik. Mintalah
pertolongan medis yang benar di klinik pengobatan. Namun apabila pertolongan
medis tidak ada, perhatikan sampai di mana kail menancap, apabila kail belum
menembus maka kamu dapat menariknya seperti biasa, namun bila kailnya tembus
arah tarikan untuk mengeluarkan adalah ke arah pangkal kail.
Untuk itu lepaskan kenur yang
mengikat kail, posisikan tubuh agar teman-teman mudah menariknya, teorinya
adalah kail itu tidak ditarik keluar melainkan diloloskan hingga pangkalnya
mengikuti arah luka tembus.
Bila ada tang potong, patahkan
dahulu bagian pangkal tempat pengikat yang biasanya lebih besar dari batang.
Kalau tak ada, apa boleh buat karena kamu harus segera mencabutnya. Alihkan
perhatian teman yang tertancap kail, bisa dengan bantuan teman yang lain, saat
perhatianya teralih dengan gerakan yang cepat loloskan kail dengan menarik
bagian lengkung hingga kail tercabut. teman-teman harus yakin, jangan sampai
gagal pada tarikan pertama ini, sebab jika gagal temanmu itu akan lebih keras menjeritnya.
Gunakan alkohol atau obat luka luar untuk membersihkan bagian luka.
0 Response to "Teknik Dasar Cara Memancing Ikan Air Tawar Agar Cepat Dapat"
Posting Komentar